Skip to main content

Bisakah Melanjutkan Studi dari D3 ke S1? Tentu bisa, pilih UMP saja



Lulusan D3 (Diploma III) biasanya memperoleh ilmu berupa pendidikan vokasi. Pendidikan vokasi merupakan pendidikan tinggi program diploma yang menyiapkan mahasiswa untuk pekerjaan dengan keahlian terapan tertentu sampai program sarjana terapan. Seharusnya studi lanjut untuk D3 (Diploma III) memang melalui program sarjana terapan yaitu D4 (Diploma IV). Namun tidak banyak universitas yang membuka program tersebut. Universitas yang membuka program  D4 biasanya universitas yang memiliki sekolah vokasi seperti UGM, UI, ITB, UB dan IPB. Selain universitas tersebut, banyak universitas yang tidak menerima lanjut studi. Mungkin, universitas-universitas menganggap bahwa D3 yang landasannya praktek tidak layak untuk menerima banyak teori. Sehingga akan sulit bagi lulusan D3 untuk mengikuti perkuliahan S1
Motivasi untuk melanjutkan studi dari D3 ke S1 sangat beragam. Ada yang ingin melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi seperti S2 atau S3, ingin lebih terbuka pemikirannya, ingin memperoleh karir yang cemerlang dan lain sebagainya tergantung individu. Dengan banyaknya motivasi tersebut, membuat lulusan D3 berkeinginan untuk melanjutkan studi S1. Namun, banyak yang terhalang oleh universitas yang tidak membuka program studi lanjut. Tidak perlu khawatir, sebenarnya jika anda mau berjuang lagi, ada perguruan tinggi yang memperbolehkan studi lanjut D3 ke S1 seperti Universitas Muhammadiyah Purwokerto.


Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Sumber : ump.ac.id

Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) merupakan perguruan tinggi swasta terbesar di Jawa Tengah bagian barat, yang terakreditasi B. UMP menempati peringkat ke 2 Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) terbaik di Jawa Tengah, dan peringkat ke 6 di Indonesia. UMP memiliki kerja sama Internasional  dengan 45 perguruan tinggi ternama dunia dalam bidang riset dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). UMP juga melakukan kerjasama dalam negeri dengan 82 mitra strategis, diantaranya Instansi Pemerintah Daerah, Rumah Sakit dan Industri terkemuka di seluruh Indonesia. UMP memiliki kualitas  SDM yang tidak diragukan lagi terdiri dari tenaga pengajar berkualifikasi S2 dan S3, pegawai profesional, perpustakaan universitas yang lengkap terkreditasi A, pusat teknologi informasi, jaringan internet 24 jam, pusat bahasa berstandar Internasional dan laboratorium pusat unggulan penelitian modern. UMP telah memiliki 11 Fakultas  (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Teknik dan Sains, Fakultas Pertanian, Fakultas Agama Islam, Fakultas Psikologi, Fakultas Farmasi, Fakultas Sastra, Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Kesehatan, Fakultas Kedokteran serta Fakultas Pascasarjana) dengan 33 Program Studi. Informasi lebih lanjut tentang UMP dapat anda baca pada website resmi UMP yaitu https://ump.ac.id/ . Anda juga dapat mengirim beberapa pertanyaan tentang UMP pada kontak yang tertera pada wesite UMP (https://ump.ac.id/profil-1-Profil.Universitas.html).
UMP sangat terbuka bagi mahasiswa yang berkeinginan melanjutkan studi dari D3 ke S1. Jalur masuk yang menerima studi D3 ke S1 disebut alih jenjang. Memang UMP tidak mempunyai sekolah vokasi. Namun UMP dengan lapang dada menerima mahasiswa alih jenjang. UMP berusaha mengamalkan salah jargon yaitu Islami dengan menerima mahasiswa alih jenjang berapapun usianya. Karena menurut Islam, menuntut ilmu wajib dari lahir hingga liang lahat atau tidak terbatas usia. Jalur alih jenjang UMP tidak jauh berbeda dengan jalur regular. Anda dapat mendaftar pada Gelombang I, II atau III. Biasanya pendaftaran sudah dimulai bulan Juni – Agustus akhir. Silahkan kunjungi website pendaftaran mahasiswa baru UMP di http://ppmb.ump.ac.id/ .

Foto wisuda saya

Contoh nyata mahasiswa alih jenjang di UMP adalah saya sendiri. Nama saya Riany. Saya adalah lulusan dari Diploma III Agrobisnis Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Alhamdulillah saya meraih gelar Cumlaude dari Unsoed. Saya ingin sekali melanjutkan studi untuk memperoleh gelar Sarjana Pertanian. Berhubung tidak banyak universitas negeri yang membuka alih jenjang, saya mencari universitas swasta yang menerima alih jenjang namun masih di lingkungan Purwokerto. UMP menjadi pilihan saya. UMP memang tidak mempublikasikan informasi alih jenjang secara gamblang baik itu di website maupun akun media sosial resminya . Saya mengetahui program alih jenjang ini dari kakak tingkat saya dulu yang sudah menjadi mahasiswa alih jenjang UMP dan sekarang sedang menulis skrispi. Jujur, saya awalnya memang ragu. Apa benar UMP membuka alih jenjang padahal tidak ada informasi resminya. Apakah benar UMP mau merima mahasiswa seperti saya? Saya penasaran dengan informasi tersebut. Akhirnya saya diajak kakak tingkat saya untuk menemui Kepala Program Studi Agribisnis. Saya dijelaskan oleh beliau tentang program alih jenjang, biayanya, bagaimana perkuliahannya, mata kuliah apa saja yang harus saya ambil, mata kuliah apa yang disetarakan dan banyak informasi lainnya. Baru kali ini saya bertemu Kaprodi sangat welcome dengan mahasiswa. Menurut Kaprodi, terdapat 2 program studi yang menerima mahasiswa alih jenjang di fakultas pertanian yaitu Agribisnis dan Agroteknologi. Berhubung saya lulusan Agrobisnis tentunya saya ingin melanjutkan studi Agribisnis. Karena lebih mudah jika jurusan yang dipilih masih linear dengan jurusan sebelumnya.
Tata cara pendaftaran mahasiswa alih jenjang agak berbeda dari pendaftaran regular. Calon mahasiswa harus mempunyai surat rekomendasi dari Kaprodi jurusan yang dituju terlebih dahulu. Calon mahasiswa harus menemui Kaprodi jurusan untuk kosultasi, pengambilan mata kuliah yang akan diambil di UMP, pengakuan atau penyetaraan mata kuliah dari universitas asal atau dalam kata lain dikonversi transkrip nilainya. Kemudian calon mahasiswa menemui dekan fakultas untuk meminta tanda tangan surat persetujuan menjadi mahasiswa alih jenjang. Selanjutnya calon mahasiswa melakukan pendaftaran online pada http://ppmb.ump.ac.id/. Kemudian melakukan tes dan penyerahan berkas-berkas (Fc ijazah, Fc traskrip nilai universitas asal, Fc akreditasi universitas asal, surat rekomendasi Kaprodi, surat pernyataan, surat konversi nilai) di gedung PPMB UMP. Sebelum melakukan tes masuk, calon mahasiswa membayar pendaftaran sekitar Rp 200.000,00. Tidak lama setelah pembayaran, dilakukan tes masuk UMP. Tes tersebut menggunakan sistem CBT (Computer Based Test) dengan materi tes yaitu Kemuhammadiyahan, TPA dan TBI seperti pada tes umum lainnya sekitar 2 jam. Setengah jam kemudian, langsung keluar pengumuman apakah anda diterima sebagai mahasiswa UMP atau tidak. Jika diterima, maka masuk ke tahap selanjutnya yaitu pengumpulan berkas-berkas yang dibutuhkan, pembayaran uang kuliah, dan pengisian KRS. Pembayaran pertama kuliah saya pada saat saya menjadi mahasiswa alih jenjang tahun 2018 itu sekitar 7 juta (sudah termasuk cicilan uang gedung, uang pembangunan, infaq, pembayaran SKS semester 1 dan sebagainya).

Malam penerimaan mahasiswa baru UMP 

Saya memilih UMP sebagai universitas pilihan saya tidak sembarangan. UMP terutama Prodi Agribisnisnya mempunyai prestasi yang luar biasa baik tingkat nasional maupun internasional. Prestasi yang diraih diantaranya International Conference “International Union of Forest Research Organization” di Canada, Asian Academic Society International Conference (AASIC) di Thailand, International Conference on Sustainable Agriculture, Food and Energy (SAFE) di Filipina, melakukan kerjasama dengan Universitas Putra Malaysia, mempunyai kerjasama dengan Dinas Pertanian di Banyumas dan sekitarnya.
Selama hampir 2 semester saya menjalani kuliah sebagai mahasiswa alih jenjang, saya tidak merasa adanya perlakuan yang berbeda dengan mahasiswa regular. Saya mengikuti kuliah, praktikum, ujian bersama mahasiswa alih jenjang lainnya. Ada pula beberapa mata kuliah yang dicampur dengan kelas regular. Jika orang tidak mengenal saya, pasti mengira saya mahasiswa regular. Saya tidak mengalami diskriminasi sama sekali. Teman-teman kelas regular sangat memahami keadaan saya sebagai mahasiswa alih jenjang. Para dosen dan staff agribisnis sangat kooperatif mendukung saya baik dalam kegiatan belajar mengajar ataupun administrasi lainnya. Bahkan saya diberi kesempatan untuk membuat proposal PKM (Pekan Kreativitas Mahasiswa) seperti waktu dulu. Saya kembali aktif mengikuti lomba artikel tingkat nasional dan LKTI nasional. Para dosen agribisnis UMP mendukung potensi mahasiswanya walaupun saya merupakan mahasiswa alih jenjang.
Sertifikat PKM 

Tidak hanya itu, UMP memberikan saya kesempatan untuk mengembangkan bakat dan minat saya dengan mengikuti organisasi. Saya mendaftar sebagai anggota di Koperasi Mahasiswa LEBAH UMP yang merupakan UKM tingkat universitas. Kemudian saya mengikuti kegiatan Pendidikan Dasar Perkoperasian. Hingga saya dipercaya untuk mengurus event Pendidikan Menengah Perkoperasian Tingkat Nasional sebagai panitia divisi acara. Teman-teman UKM juga menerima saya apa adanya. Menerima keadaan minoritas saya sebagai mahasiswa alih jenjang yang berbeda dari lainnya.
Kegiatan Pendidikan Dasar KOPMA

 
Kegiatan Pendidikan Menengah KOPMA nasional sebagai divisi acara

Kesimpulannya, saya merasa sangat tepat memilih UMP sebagai universitas untuk melanjutkan studi saya dan saya bangga memilih agribisnis sebagai jurusan saya. Suatu saat nanti, semoga saya bisa mengharumkan nama UMP dengan prestasi-prestasi saya. UMP adalah pilihan saya, UMP Pilihanku #UMPPilihanku




Comments

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  2. Kak waktu alih jenjang di UMP matkulnya banyak yang keagamaan gitu nggak sih?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haloo Tiyaseli, maaf baru lihat komen ini. Banyak materi keagamaannya sih. More info? Dm aja ya ke ig : @riany_aulia 😊

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Change

Every people change, me too. Bad things, bad experience made me change. It's make me understand life is too hard. Life is never flat like floor. Life is about clinbing, climbing hard mountain. Life is about how you can survive in the ocean. I hope I can do it. Menjalani hidup yg tidak sesuai keinginan bukan berarti melupakan mimpi. My dream will come true.

Perasaan Ini

Aku.... Iya aku..... Hai, apa kabar lama tidak bertemu dengan dirimu yang sebenarnya........... Ini adalah surat untuk diriku sendiri....... kamu, iya kamu..... umurmu sudah hampir kepala dua..... dewasa menjadi sebuah keharusan yang kamu miliki kamu harus menjadi wanita kuat seperti ibumu menjadi pekerja keras seperti ayahmu menjadi orang yang tulus seperti kakekmu menjadi orang yang penuh pikiran yang matang seperti nenekmu....... kamu iya kamu.... apalagi yang kamu inginkan didunia semua sudah menjadi milikmu orang tua yang hebat nenek kakek yang sangat sayang padamu adik yang selalu menjadi teman sekaligus musuhmu sahabat sahabat yang selalu ada untukmu apalagi nikmat yang kamu ingkari........... kamu,,,,,,, iya kamu, tetaplah bermimpi seperti anak kecil yang dengan polosnya ingin menggapai bintang tetaplah berpikir seperti wanita dewasa yang daapt melakukan semuanya sendiri menjadi mandiri tidak tergantung orang lain menjadi pelindung untuk adikmu menjad...